hardik aku dengan kata cinta
Desir lembut pasir mengarungi lintas kaca
membawa butiran debu yang ikut lahir dalam belenggunya
aku layaknya butiran debu
sementara kamu adalah desiran pasir
yang membawaku larut dalam lingkup bahagia
Terima kasih untuk hujan di pelupuk mata
yang kau ubah menjadi lukisan
lukisan senyuman di sudut bibirku
dan berakhir dengan tawa renyah
dalam setiap pembicaraan kita
tetaplah berdiri bersamaku
menopang kerapuhanku yang kian meronta
hukum aku dengan mencintaimu
hardik aku dengan kata cintamu
cukup sesederhana ini aku bahagia bersamamu
0 komentar:
Posting Komentar