saksi bisu
aku lelah mengenal sosok lain darimu. aku lelah menampikkan wajahku ketika bola mata ini harus tertuju pada sosok perkasamu. kamu perkasa,gagah, memang menawan.
aku tak bisa munafik tak bisa mengurungkan niatku untuk menghardikmu. kamu bodoh, sangat amat bodoh, lihatlah gadis kecil yang dulu kau manja, kau cerca dengan beribu rayuanmu yang entah membuatnya tersipu. hanya buaian tajam yang menusuk hingga mmbuat relung hatinya terluka.
lihat pintu itu, ya itu ruang dimana kenangan kita pernah terlukis bersama. kenangan dengan deraian air mata, hanya setitik senyuman yang terlukis di sudut bibirku. aku hanya diam, menerawang kebodohan, memaki diriku secara berlebihan. aku bahkan tampak sangat bodoh dihadapan Tuhan. apakah aku hanya wayang yang bisa kau mainkan setiap saat? apakah begitu mudahnya kamu memainkan peran antagonis dalam kehidupanku?? menjadi dalang hidup yang sebenarnya enggan untuk ku hadirkan.
pergilah, menjauhlah dari pohon yang telah lapuk ini, bersanggalah pada pohon muda yang tentunya lebih kamu idamkan. boneka ini saksi bisu air mata dan cerca makiku. selamat tinggal saksi bisu dari kisahku, terbenamlah kamu dalam api yang melarutkan kisah dan kesedihanku
Dari pemilik saksi bisumu :)
0 komentar:
Posting Komentar