Senyum Palsu

Senyum Palsu

Seminggu setelah kau pergi teman silih berganti menghiburku berkata semua teratasi dan terus di balik senyum palsu ku dengar dirimu ..*Now Playing Sheila On 7-Betapa.
Sudah berapa kali lagu ini berdering? , berulang kali jemariku menyentuh sign play back. berulang kali pula aku bernyanyi beriringan dengan air mata yang entah masih berserakan dimana. apakah aku masih harus berdiri di tempat ini? tempat dimana DULU aku tak seorang diri. lalu bagaimana sebelumnya? tentu saja aku menapakkan kaki disini berdua, ingatkah kamu lelaki jangkung kurus penuh dengan misteri? kita pernah saling menggenggam tangan, kita pernah saling menatap pernah saling melakukan hal absurd yang bahkan dianggap orang berlebihan. ingatkah kamu kita pernah tertawa bersama, pernah menangis, jemarimu yang sulit untuk kuraih saat ini dulu pernah menghapus air mataku. ingat? sepertinya tidak.
Sesak, aku sulit bernafas aku enggan menuturkan kata apapun bercerita tentang kitapun aku tak sanggup. Aku hanya mampu menerawang hanya mampu mengingat, menjelma menjadi ingatan masa laluku. Kisah kita yang sangat aku banggakan, kisah yang kita angankan berakhir hingga masa tua, akankah hanya angan? namamu yang slalu kusebut dalam setiap pembicaraanku dengan siapapun, kebanggaan luar biasa karena aku mampu mendampingimu. Mungkin aku harus mulai belajar, mungkin aku harus berhenti menyerang diriku dengan keadaan ini, dengan memulai medan perang untuk mengingatmu, untuk melibatkan kenangan kita di setiap sudut kota ini, Aku yang masih membasahi selimut tidurnya dengan air mata karenamu, masih berdiri ditempat ini tempat dimana kamu bernjak pergi terdiam menatap jejak kaki menunggu uluran tanganmu kembali.

teruntuk kamu yang selalu memperjuangkan aku sebagai masa depanmu (dulu)

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Inilah situs dimana semua apresiasi diri saya tuangkan :) yang saya tulis tidak selalu berisi tentang saya.


Followers


Recent Comments